TRANSFORMASI MANAJEMEN SDM DI ERA INDUSTRI 4.0: MENGOPTIMALKAN POTENSI PEGAWAI UNTUK KEBERHASILAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

Penulis

  • Adi Purmanto Akademi Bisnis Lombok Penulis
  • Wawan Wiyandi Akademi Bisnis Lombok Penulis

DOI:

https://doi.org/10.67462/z5egas39

Kata Kunci:

Manajemen SDM; , Industri 4.0; , Transformasi Digital; , Kompetensi Pegawai; , OPD Kabupaten Lombok Utara.

Abstrak

Transformasi digital pada era Industri 4.0 menuntut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga melakukan perubahan dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi manajemen SDM dalam mengoptimalkan potensi pegawai serta kontribusinya terhadap keberhasilan OPD di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis data sekunder. Data diperoleh dari dokumen pemerintah, Portal Satu Data Lombok Utara, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, peraturan perundang-undangan, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital pemerintahan di Kabupaten Lombok Utara telah berkembang melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengelolaan data melalui Satu Data Lombok Utara, dan pengembangan inovasi daerah. Indeks SPBE Kabupaten Lombok Utara mencapai 2,71 dengan predikat Baik pada tahun 2024, menunjukkan adanya perkembangan dalam penerapan pemerintahan berbasis elektronik. Namun, transformasi tersebut masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan kompetensi digital pegawai, keterbatasan infrastruktur dan konektivitas, resistensi terhadap perubahan, kebutuhan integrasi sistem, serta penguatan budaya organisasi yang adaptif dan inovatif. Optimalisasi potensi pegawai perlu dilakukan melalui pemetaan kompetensi, pengembangan kompetensi digital secara berkelanjutan, manajemen talenta, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan adaptif, serta penerapan manajemen kinerja berbasis hasil. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital OPD tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi yang utama oleh kemampuan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan SDM yang kompeten, teknologi yang tepat, dan organisasi yang adaptif untuk meningkatkan kinerja OPD dan kualitas pelayanan publik.

##plugins.generic.reachmetricLite.abstractViews## 0##plugins.generic.reachmetricLite.pdfDownloads## 0

Referensi

Armstrong, M., & Taylor, S. (2020). Armstrong's handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page. Buku ini relevan untuk landasan MSDM, pengembangan kompetensi, manajemen kinerja, kepemimpinan, dan e-HRM.

Deloitte. (2017). Rewriting the rules for the digital age: 2017 Deloitte global human capital trends. Deloitte University Press.

Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.

Kasmir. (2019). Manajemen sumber daya manusia (teori dan praktik). Rajawali Pers.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2024). Hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024. Kementerian PANRB.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2025). Laporan kinerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tahun 2024. Kementerian PANRB.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. (2026). Satu Data Lombok Utara: Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Portal Satu Data Kabupaten Lombok Utara.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. (2026). Satu Data Lombok Utara: Data sektoral Organisasi Perangkat Daerah. Portal Satu Data Kabupaten Lombok Utara.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. (2026). Satu Data Lombok Utara: Akses internet di daerah tertinggal (BAKTI KOMINFO). Portal Satu Data Kabupaten Lombok Utara.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. (2026). Satu Data Lombok Utara: Indeks Kapabilitas Inovasi. Portal Satu Data Kabupaten Lombok Utara.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. (2026). Satu Data Lombok Utara. Portal Satu Data Kabupaten Lombok Utara.

Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Schwab, K. (2016). The fourth industrial revolution. World Economic Forum. Literatur ini menjadi salah satu rujukan utama untuk menjelaskan karakteristik Revolusi Industri 4.0 dan perubahan teknologi yang memengaruhi dunia kerja.

Sedarmayanti. (2017). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kompetensi, kinerja, dan produktivitas kerja. Refika Aditama.

Sinambela, L. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia: Membangun tim kerja yang solid untuk meningkatkan kinerja. Bumi Aksara.

Sondang P. Siagian. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Prenadamedia Group.

Wibowo. (2019). Manajemen kinerja (5th ed.). Rajawali Pers.

World Economic Forum. (2016). The fourth industrial revolution: What it means, how to respond. World Economic Forum. Sumber ini menjelaskan bahwa Revolusi Industri Keempat membawa perubahan mendasar terhadap cara manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi.

World Economic Forum. (2018). The future of jobs report 2018. World Economic Forum.

World Economic Forum. (2020). The future of jobs report 2020. World Economic Forum.

Diterbitkan

2026-10-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

TRANSFORMASI MANAJEMEN SDM DI ERA INDUSTRI 4.0: MENGOPTIMALKAN POTENSI PEGAWAI UNTUK KEBERHASILAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) DI KABUPATEN LOMBOK UTARA. (2026). Journal of Tabulation Economic Data, 2(2), 48-70. https://doi.org/10.67462/z5egas39